Perwakilan PPI Sudan Resmi Menjadi Koordinator PPI Timur Tengah dan Afrika


Sidang pleno PPI Dunia dalam acara International Symposium of Overseas Indonesian Students’ Association Alliance (OISAA), Rabu (27/7), di Cairo menghasilkan keputusan untuk menunjuk perwakilan PPI Sudan sebagai koordinator PPI Timur Tengah dan Afrika. Ini merupakan suatu kebanggaan dan juga sebuah amanah yang harus dijaga oleh ketua terpilih, yaitu saudara Kiagus Ahmad Firdaus.

Dalam wawancara yang dilakukan oleh staf Departemen Media dan Informasi (DEMINFO) PPI Sudan, Kiagus mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang luar biasa atas penunjukan dirinya. Ini merupakan pengalaman dan tantangan baru bagi dirinya. Dan tentunya ini adalah suatu prestasi yang cukup membanggakan bagi mahasiswa Sharia and Law International University of Africa (IUA) ini.

“Langkah awal saya sebagai koordinator PPI Timir Tengah dan Afrika adalah menguatkan koordinasi agar setiap elemennya terhubung aktif. Agar semua dapat memberikan andil untuk PPI Dunia atau Indonesia pada khususnya,” ujar Kiagus dalam wawancara via whatsapp messenger, Jum’at (29/7).

Kiagus melanjutkan, bahwa media sosial memliki peran yang penting dalam publikasi kegiatan seluruh PPI Timur Tengah dan Afrika. Fakta bahwa letak geografis PPI Timur Tengah dan Afrika yang tidak terdiri dari satu benua juga merupakan bukti urgensinya media sosial agar setiap elemen tetap terkoneksi dengan baik. “Letak geografis yang terpisah antar benua dan gugusan pulau juga menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” tambah Kiagus dalam wawancaranya.

Ketika ditanya tentang sumbangsih konkret PPI Timur Tengah dan Afrika untuk Indonesia yang well-known sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar, serta fakta bahwa masih banyak penduduknya yang masih awam tentang islam, Kiagus  menjawab bahwa kemungkinan yang terdekat adalah untuk mengaktifkan kembali PUSKAJI (Pusat Kajian Islam).

         “In syaa Allah pada tahun ini kami aktifkan kembali PUSKAJI. Kami juga akan mengoptimalkan manfaat dari sosial media seperti Facebook, Instagram atau bahkan mungkin kami membuat website sendiri untuk juga mengembangkan minat menulis para mahasiswa,” tutup Kiagus.

Semoga koordinator terpilih dapat mengemban amanah dan mengerjakan tugasnya dengan sebaik-baiknya ya sobat PPI! Semangat terus Kiagus! Proud of our envoy!!