Mengisi Liburan, PPI Sudan Adakan Dauroh Tajwid


Departemen Pendidikan Persatuan Pelajar Indonesia di Sudan (Depdik PPI Sudan) bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Alumni Arrayah Sudan (IKRAR Sudan) mengadakan dauroh tajwid, Jum'at, 13 Januari 2016, bertempat di masjid ash-shiddiqin, Khartoum.

Dauroh ini menghadirkan narasumber Syeikh Ahmad Nurul Islam, asal Burma. Beliau merupakan pakar ilmu tajwid dan ilmu qur'an, juga pemegang sanad qiroat asyroh. Dalam dauroh kali ini, narasumber menggunakan buku "hidayatur rahman fi tajwid al-qur'an" karya syekh abdul wahab bin abdurrahman bin abdurrahim dabas. Buku ini dinilai buku yang cocok untuk para pemula.

Acara dimulai sejak pukul 08.30 EAT. Selain mahasiswa Indonesia, acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari beberapa negara lainnya, seperti dari Thailand, Malaysia, Sudan, Nigeria, dan Somalia.

Imam Syahid Rabbani selaku ketua pelaksana acara dauroh kali ini mengatakan bahwa acara ini bertujuan untuk bersama-sama menimba ilmu syar'i dan ilmu tajwid, setelah berakhirnya  ujian di kampus.

"Kami mencoba mengisi waktu liburan setelah para mahasiswa menyelesaikan ujian akhir semester mereka. Kami berharap setelah acara ini, para peserta tau cara membaca Al-qur'an yang baik dan benar, serta mengetahui kaidah-kaidah dasar ilmu tajwid" Kata pria yang juga menjabat sebagai ketua Departemen Pendidikan PPI Sudan.

Acara berakhir pada pukul 12.30 EAT, dan ditutup dengan pembagian cinderamata dari PPI Sudan kepada narasumber. Para peserta nantinya juga akan diberikan ijazah sanad dari narasumber, yang bersambung sampai dengan pengarang buku tajwid tersebut.