Erdogan: Turki Bertekad Memberantas Jamaah Teroris ‘Gulen’ di Afrika

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan setelah menerima kunjungan bilateral Presiden Ethiopia, Mulatu Teshome. (aa.com.tr/ar)
dakwatuna.com – Ankara. Dalam konferensi pers bersama yang digelar setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Ethiopia, Mulatu Teshome, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan tekad negaranya untuk memberantas jamaah Fethullah Gulen di Ethiopia dan negara lainnya di Afrika. Lebih lanjut, dalam konferensi pers yang digelar di Ankara tersebut, Erdogan menyebut jamaah Gulen sebagai ‘tumor’, Selasa (07/02/2017).
Erdogan mengatakan, “Ethiopia adalah negara sahabat yang melihat wajah brutal jamaah teroris Gulen, beserta bahaya dan ancamannya bagi kemanusiaan. Turki dan Ethiopia saling bekerjasama untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk menghadapi jamaah Gulen.”
Terkait pertemuan keduanya, Erdogan mengatakan, “Ankara dan Adis Ababa pada hari ini menandatangani empat kesepakatan setelah pertemuan bilateral dan pada tingkat delegasi.”
Dalam konferensi pers tersebut, Erdogan menjelaskan hubungan bersejarah yang terjalin antara kedua negara. Lebih lanjut, Erdogan juga menyebut kedudukan Ethiopia baik pada masa Kekaisaran Utsmani, maupun Republik Turki saat ini.
“Ethiopia adalah salah satu mitra strategis Turki di benua Afrika. Kami membahas hubungan bilateral, dan menimbang potensi kerjasama kedua negara di masa mendatang. Investasi Turki di Afrika mencapai enam milyar dolar, yang mana 2,5 milyar dolar di antaranya berada di Ethiopia sendiri,” ungkap Erdogan.
Sementara itu, Presiden Ethiopia, Mulatu Teshome menegaskan dukungannya tiada henti negaranya kepada rakyat dan pemerintahan Turki. Katanya, “Kami memperbarui dukungan kepada Turki dalam memerangi teroris, baik teroris dalam negerinya maupun teroris internasional.”
Lebih lanjut, Mulatu Teshome juga memuji keberanian rakyat Turki dalam menghadapi jamaah teroris Gulen saat terjadi percobaan kudeta pada pertengahan tahun lalu. (whc/aa.com.tr/dakwatuna)