DUTA BESAR RI MEMBUKA EVENT NUSANTARA GAMES 2017



Bertempat di GOR Najah Shaleh, Khartoum, Duta Besar RI untuk Sudan dan Eritrea Drs. Burhanuddin Badruzzaman secara resmi membuka kegiatan Nusantara Games 2017. Nusantara Games merupakan event akbar tahunan yang diselenggarakan hasil kerjasama antara Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan dengan KBRI Khartoum guna menyemarakkan HUT Republik Indonesia setiap tahunnya.




Bapak Duta Besar menyampaikan rasa bahagianya atas terselenggaranya Nusantara Games 2017 dan juga beliau menyampaikan rasa sedihnya karna ini akan menjadi Nusantara Games terakhir di masa penugasan beliau yang akan segera berakhir. Beliau berpesan bahwa kegiatan seperti ini harus tetap dilestarikan. Selain guna menyemarakkan HUT RI, kegiatan seperti ini pula sangat baik guna menghimpun masyarakat Indonesia serta menjadi ajang untuk bersilturrahmi dan saling mengenal antar warga negara Indonesia dari berbagai wilayah di Sudan. Acara kemudian dibuka secara langsung oleh Bapak Dubes RI dengan pemukulan drum sebanyak tiga kali didampingi oleh ketua panitia HUT RI, ketua dan wakil ketua PPI Sudan dan ketua pelaksana Nusantara Games 2017. 

Selepas acara dibuka secara resmi, panitia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti senam pinguin. Tak hanya peserta dan panitia, Bapak Dubes beserta Ibu pun ikut memandu senam pinguin yang dikomandoi oleh sdr. Hakim sebagai PJ Acara. Sorak sorai hadirin semakin menambah riuh dan keseruan Grand Opening Nusantara Games 2017. Acara pun dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pertandingan cabang Bola Voli.


Pertandingan cabang Bola Voli dibuka dengan pertandingan seru antara KBRI Khartoum melawan Keluarga Mahasiswa Jakarta (KMJ). KBRI yang didominasi oleh pemain senior memberikan banyak perlawanan serta penekanan kepada tim lawan. Di sisi lain, KMJ tak mau kalah dengan para seniornya. Para pemain terus mencoba melakukan serangan-serangan mematikan ke jantung pertahanan tim lawannya. Pertandingan semakin berjalan tidak berimbang setelah banyak blunder dilakukan oleh tim KMJ. Set 1 dimenangkan oleh KBRI.


Memasuki set kedua, KMJ terlihat tak mau menyerah begitu saja. Pergantian pemain pun dilakukan untuk menembah daya gedor tim KMJ. Siasat mereka ternyata membuahkan hasil. Beberapa kali KMJ berhasil mencuri poin untuk mengungguli KBRI. Perlawanan sengit pun diberikan oleh KBRI dan berhasil memenangi set kedua. Dengan hasil tersebut, KMJ harus tersingkir di fase pertama dan KBRI masih harus menghadapi PAKUWOJO untuk dapat masuk ke semi final.

Di partai lainnya, pertandingan seru tersaji antara PMJB melawan FOSMATIM. Jual beli serangan terus ditunjukkan oleh kedua tim. Sempat menang di set pertama, PMJB harus menyerah di set kedua dan melanjutkan pertandingan di set ketiga. Pada set ketiga, PMJB terlihat tak mau mengulangi kesalahan yang sama dan akhirnya mampu menutup pertandingan dengan skor yang cukup sengit 25-22.

Pertandingan pun dilanjutkan dengan Indobat vs FOKKUS serta KMB vs FORMASSI. Sayang pada pertandingan selanjutnya KBRI harus mengakui keunggulan PAKUWOJO dan menyerah di babak penyisihan. Hasil ini menempatkan PMJB, KMB, PAKUWOJO dan INDOBAT menjadi tim yang berhak melaju ke semi final.