ORMABA 2017, KESABARAN BERBUAH KESUKSESAN

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan beserta KBRI Khartoum dan Persatuan Pelajar Putri (PPPI) Sudan mengadakan Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) yang bertemakan " Merajut Asa di Tanah Afrika, Menebar Cahaya di Negeri Tercinta". ORMABA ini berlangsung di aula KBRI Khartoum pada Jumat, 15 Desember 2017 dari pukul 08.00 hingga 15.00 CAT.

Ada empat acara inti pada ORMABA kali ini, yaitu Pengenalan KBRI Khartoum dan Penyuluhan Perlindungan WNI Sudan, Talkshow seputar kehidupan di Sudan, Pengenalan Keorganisasian, dan Pemilihan Ketua Angkatan.

Ibu Cut Dinawati dan Bapak Syafril sebagai perwakilan dari KBRI Khartoum menjadi pemateri pada sesi Pengenalan KBRI dan Penyuluhan Perlindungan WNI di Sudan. Mereka berharap agar mahasiswa yang baru datang untuk segera melaporkan diri ke KBRI dan membangun hubungan yang baik juga dengan KBRI serta meningkatkan kewaspadaan pada tindak kejahatan yang akhir-akhir ini semakin meningkat dan menyerang orang asing, khususnya orang Indonesia.

Di sesi Talkshow, Muhammad Sidiq dan Luqman Hambali, 2 mahasiswa Indonesia berprestasi yang baru saja menyelesaikan pendidikan sarjananya di International University of Africa dihadirkan untuk berbagi pengalamannya di depan mahasiswa baru.

" Ibarat antum naik pesawat, kalau bisa bagasi antum, dipenuhin semua. Atau kalau bisa semua bagasi pesawatnya antum beli biar bisa diisi sama kesabaran " kata Sidiq mengulang nasehat gurunya sebelum terbang ke Sudan.

Hambali berpesan, jadi mahasiswa Sudan itu jangan hanya kuliah saja. Tapi juga belajar di majelis-majelis ilmu lain dan yang tidak kalah penting lagi yaitu ikut organisasi.

"Tapi jangan sampai organisasimu mengalahkan belajarmu " tegas Hambali.

Turut hadir juga Direktur Badan Intelejen Nasional (BIN ) RI, Iskandar Zulkarnain bersama jajarannya yang juga turut serta pada pembukaan kegiatan ORMABA sekaligus berpamitan sebelum kembali ke Jakarta.

“Belajarlah dengan giat dan raihlah ilmu sebanyak-banyaknya. Namun jangan lupa, kita punya tanggung jawab untuk kembali ke negeri kita tercinta dan membangun negeri kita bersama-sama. Minimal kita bisa membangun kampung halaman kita. Karena tentunya sudah menjadi kewajiban bagi setiap kita untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan bangsa.” Pungkas Drs. Zulkarnain sebelum berpamitan dengan para peserta Ormaba 2017.