PERTEMUAN DELEGASI DPR RI DENGAN REKTOR INTERNATIONAL UNIVERSITY OF AFRICA

Khartoum – Delegasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengunjungi mahasiswa Indonesia dan rektorat International University of Africa. Di sela-sela kunjungannya ke Sudan untuk bertemu dengan Parlemen Sudan, Bapak Jimmy Demianus dari komisi 2 DPR RI menyempatkan diri untuk bertemu dengan Rektor IUA Prof. Kamal Muhammad Ubaid Selasa, 5 Desember 2017. Pada pertemuan tersebut turut hadir Pejabat Politik KBRI Khartoum, Wakil Ketua PPI Sudan, Ketua PPPI Sudan, serta perwakilan mahasiswa dan mahasiswi IUA.

Pada pertemuan tersebut, Prof. Kamal Muhammad Ubaid menyampaikan kegembiraannya atas kunjungan bapak Jimmy selaku anggota DPR RI dan menyambut baik kunjungan tersebut. “Kami sangat berterima kasih dan bahagia dengan kunjungan bapak sebagai anggota DPR RI ke kampus kami dan semoga hubungan yang terjalin antara Indonesia dan Sudan semakin baik.”

Sempat terjadi insiden lucu ketika Rektor IUA, Prof. Kamal menyambut bapak Jimmy yang keluar dari mobil dimana Prof. Kamal menyampaikan bahwa bapak Jimmy tidaklah terlihat seperti orang Indonesia, melainkan seperti orang Sudan. Sontak hal ini pun mengundang gelak tawa dari para hadirin di tempat tersebut dan bapak Jimmy kemudian menjelaskan terkait hal tersebut kepada rektor IUA. “Kami di Indonesia, ada kurang lebih 10 juta orang dari 300 juta orang yang serupa dengan orang Sudan. Dan 3 juta nya ada di provinsi kami Papua.”

Pertemuan tersebut berlangsung cukup singkat. Terdapat beberapa point yang disampaikan oleh bapak Jimmy kepada Prof. Kamal, diantaranya adalah potensi membuka beasiswa untuk jurusan non studi Islam seperti teknik, kedokteran, dll. Selain itu beliau pun menyampaikan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh mahasiswa Indonesia di Sudan yang sering menjadi korban kriminalitas baik pencurian, penodongan, pencopetan, dll.

Menanggapi hal tersebut, Prof. Kamal Ubaid akan mencoba membahas di sidang rektorat kampus terkait potensi membuka kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di fakultas umum. Sedangkan terkait permasalahan mahasiswa, sebenarnya pihak kampus telah menyediakan asrama untuk para mahasiswa dan menjamin keamannya selama berada di lingkungan kampus.


Setelah berbicara cukup panjang, bapak Jimmy pun menutup perbincangannya dengan menyampaikan sedikit harpannya kepada Prof. Kamal untuk dapat juga memberikan kesempatan kepada pelajar dari Papua untuk bisa merasakan kesempatan yang berharga, belajar di International University of Africa Sudan. “Saya sebagai anggota DPR dari provinsi Papua, dimana di provinsi saya kurang lebih ada 40% penduduk muslim sangat berharap kampus IUA bisa memberikan sedikit kesempatan kepada putra daerah kami untuk bisa belajar ilmu-ilmu Islam di sini. Tidak harus banyak, namun saya sangat berharap ada. Saya pun akan mencoba menyampaikan kepada pemerintah daerah setempat untuk dapat mensupport mereka yang nantinya belajar di sini guna menunjang pembangunan di kami.”