RAMADHAN DAN MOMENTUM KEBERSAMAAN

Khartoum (24/5) - Melanjutkan rangkaian kegiatan Semarak Ramadhan 1439 H, Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan bersama PPPI Sudan menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama seluruh elemen Mahasiswa Indonesia di Sudan sekaligus Tasyakuran Tim Pendukung PPIH Arab Saudi dari Sudan pada Kamis, 24 Mei 2018. Acara yg diselenggarakan di Markaz Dakwah PCI Muhammadiyah ini dimulai dengan kegiatan Khataman Quran dan kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Maulid Diba’i dan shalawat yang diiringi oleh hadroh JSQ dari anggota PCI NU Sudan.

Memasuki acara inti, Ketua PPI Sudan, Muhammad Ruhiyat Haririe membuka acara dengan sambutan yang hangat kepada para hadirin. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum bagi kebersamaan tidak hanya mahasiswa ataupun WNI di Sudan, tapi seluruh Muslim di Dunia.

“Tujuan utama dari acara ini tentunya yang paling utama adalah sebagai wadah untuk menyatukan kita semua. Apalah artinya nama Persatuan Pelajar Indonesia Sudan jika kemudian kita sebagai anggotanya tidak bisa hidup guyub dan bersatu.”

Tak lupa beliau pun mengucapkan selamat dan turut mendoakan kelancaran bagi seluruh TP PPIH Arab Saudi 1439 H yang akan mulai bertugas saat musim haji mendatang. Di akhir sambutan beliau menutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerjasama dan berkontribusi demi terselenggaranya acara sore ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua kontingen TP PPIH Arab Saudi 1439 H dari Sudan yaitu Khaedar Azmy yang mewakili 12 orang tim. Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh hadirin dan juga memohon doa agar seluruh proses yg dilalui maupun tugas yang nanti dilaksanakan diberikan kemudahan oleh Allah swt.


Pada acara ini juga turut mengundang Bapak Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea, Drs. Rosalis Rusman Adenan M.B.A yang kali ini diwakili oleh Ibu Cut Dinawati, Pensosbud KBRI Khartoum. Beliau menyampaikan salam dan pesan dari bapak Duta Besar agar kiranya kedepan Mahasiswa Indonesia dapat lebih kompak lagi dalam menunaikan setiap tugasnya.

“Adek-adek semua tentunya kesini berasal dari negeri yang sama, memiliki tujuan dan tugas yang sama. Maka dengan kebersamaan lah semua akan menjadi kuat dan lebih mudah.”

Beliau pun sangat mengpresiasi kegiatan yang digagas oleh PPI Sudan ini yang berkolaborasi dengan berbagai institusi kemahasiswaan maupun kemasyarakatan di Sudan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausyiah singkat yang di sampaikan oleh Ust. Muti'ullah Hibatullah, Ketua Tanfidziyah PCI NU Sudan. Dalam ceramahnya beliau menghimbau kita semua untuk tidak menjadikan puasa di bulan suci Ramadhan ini hanya untuk menggugurkan kewajiban, namun untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Karena di bulan ini kita harus fokus untuk amalan akhirat kita, Tidak seperti sebelas bulan lainnya.

Sambutan terakhir disampaikan oleh Dr. Utsman Sholeh sebagai perwakilan dari yayasan Wafiddin. Beliau sedikit memberi himbauan kepada hadirin semua untuk tetap semangat menjalani puasa di Sudan walaupun diterpa panas dan teriknya cuaca disini serta untuk senantiasa waspada dan semangat dalam menuntut ilmu di Sudan.

Setelah berbuka, acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin saudara Hilman dan dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah serta ramah tamah.