DPH PPI SUDAN ADAKAN BUKBER PENGURUS BERTAJUK "CURHAT DONG"

Khartoum - Jumat, 8 Juni 2018 yang bertepatan dengan tanggal 23 Ramadhan 1439 H, DPH (Dewan Pengurus Harian) PPI Sudan mengadakan acara Buka Bersama seluruh elemen Pengurus yang diadakan di  Nusantara Resto, Khartoum. Acara ini melibatkan seluruh personil PPI Sudan mulai dari Pengurus Harian, Biro-biro dan juga Badan Otonom PPI Sudan. Acara ini ditujukan sebagai momen silaturahmi sesama pengurus.

Acara dimulai sesaat sebelum Maghrib. Setelah adzan maghrib berkumandang, para panitia menyajikan hidangan-hidangan ta'jil. Selepas berbuka, para pengurus mendirikan shalat maghrib berjama'ah yang dipimpin oleh Saudara Rizki Maulana. Selepas salat, pengurus dipersilahkan untuk menyantap makanan berbuka sebagaimana biasanya.

Selepas agenda buka puasa, Muhammad Ruhiyat Haririe selaku ketua PPI memulai sesi 'curhat’ yang bertujuan untuk mendengarkan lebih jauh suara hati, pengalaman, keluh kesah, kritik dan saran dari seluruh pengurus terhadap kepengurusan PPI Sudan Periode 2018-2019 yang baru berjalan kurang lebih hampir 2 bulan.

Beberapa diantaranya adalah saran yang datang dari Saudara Faizal Syawie yang mengingatkan seluruh pengurus untuk dapat lebih 'peka' dalam segala situasi. Agar kemudian para pengurus dapat menumbuhkan hubungan yang lebih erat dalam tolong menolong. Selain itu Saudari Rufaidah Abdul Aziz yang mewakili Badan Otonom Persatuan Pelajar Putri Indonesia [PPPI] turut menyampaikan agar pengurus harian memberi perhatian lebih kepada seluruh anggota terutama badan otonom yang notabenenya juga bagian dari keluarga PPI Sudan.

Setelah acara ini, diharapkan PPI Sudan dapat lebih kompak dan antusias dalam melaksanakan program-programnya. Terutama di bulan Juli, Agustus dan September yang merupakan bulan-bulan yang memiliki program-program akbar dalam agenda PPI Sudan.

Tak lupa saudara Haririe pun mengingatkan seluruh pengurus agar senantiasa belajar dengan baik, terlebih dalam menyambut masa ujian yang akan tiba benerapa pekan lagi.

“Sebagai pengurus PPI Sudan, kita harus dapat memberi contoh kepada seluruh anggota yaitu dengan mencapai berbagai prestasi baik akademik ataupun non akademik. Jangan sampai ada yang gagal dalam ujian karena terlalu sibuk di PPI.” Pungkasnya di akhir acara.