LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (LDK) PENGURUS PPI DAN PPPI

Suasana Pelatihan LDK di Aula KH Agus Salim KBRI Khartoum (Doc. RBM)
Khartoum - Jumat (28/9) BPSDMK (Biro Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan) PPI Sudan bekerja sama dengan Persatuan pelajar Putri Sudan (PPPI Sudan)  menggelar acara Latihan Dasar Kepemimpinan atau dikenal dengan (LDK) untuk seluruh pengurus PPI masa bakti 2018-2019. Acara ini diselenggarakan langsung di Aula KH. Agus Salim KBRI Khartoum.

Seperti biasa, acara tahunan yang ditujukan “khusus” pengurus PPI ini, bertujuan untuk dedikasi kedepan pengurus setelah lepas dari keanggotaan PPI dan tentunya juga menambah wawasan mengenai keorganisasian maupun kebirokrasian. Pelatihan ini terselenggara dengan baik dan meriah. Terbukti dengan adanya partisipasi dari puluhan pengurus yang turut serta dalam pelatihan tersebut.

Pelatihan kali ini mengangkat 3 tema dengan 3 narasumber berbeda yaitu, “Teknik Lobbying dan Keprotokoleran” oleh Bapak Yusri Al-Bima (Staff KBRI Khartoum), “Kepemimpinan dan Management Organisasi” oleh Saudara Kiagus Ahmad Firdaus (Wakil Ketua PPI 2016-2017), “Kesekretariatan” oleh Saudara Rayi Setiadi Putra (Sekretaris 1 PPI 2016-2017).

Ketua PPI Sudan, Muhammad Ruhiyat Haririe, menegaskan bahwa acara pelatihan keorganisasian atau LDK ini sangatlah penting karena suatu saat para pengurus akan terjun langsung ke masyarakat. “LDK menjadi hal yang penting karena kita adalah 'duta' dari daerah asal masing-masing dan akan dibutuhkan saat kita terjun ke masyarakat langsung” pungkasnya saat memberi sambutan di awal acara.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini menjadikan Pengurus Persatuan Pelajar Indonesia Sudan masa bakti 2018-2019 semakin mengerti dengan ilmu keorganisasian dan seputarnya. Sehingga dengan demikian akn tumbuh jiwa leadership yang memumpuni untuk Indonesia yang baik lagi. Seperti yang dikatakan oleh Imam Musthafa selaku penyelenggara sekaligus koordinator BPSDMK PPI Sudan, “Jika kami sudah ditempa dengan latihan kepemimpinan insyaaallaah akan membuat Indonesia jadi lebih maju” ucapnya. (Rep. ANA/NHM)